Wednesday, December 05, 2007

Banjir Mulai Ancam Ujung Murung

Senin, 19-11-2007 | 00:45:04

  • Juai Masih Aman

TANJUNG, BPOST - Terus naiknya debit air Sungai Tabalong yang melintasi sejumlah kecamatan mulai mengancam desa-desa yang letaknya paling rendah.

Warga Desa Ujung Murung yang selalu jadi langganan banjir karena berada persis di tepian sungai, bahkan sudah merasakan genangan air menutupi pelataran rumah hingga ketinggian lebih satu meter.
Ketinggian tiang penyangga rata-rata rumah di desa setempat sekitar dua meter tak mampu menahan laju air yang terus naik hampir menyentuh lantai pertama rumah warga. Meskipun warga masih tenang karena sudah terbiasa, ada juga yang mulai bersiap mengungsikan harta bendanya ke loteng atau sekadar menaikkan ke karam patai atau panggung di dalam rumah.
Saat BPost melihat-lihat ke desa yang terletak di ujung Pasar Tanjung pukul 11.00 Wita, Minggu (18/11), tampak genangan air yang paling dangkal sudah mencapai mata kaki orang dewasa. Sedangkan genangan terdalam sekitar lima meter dari bantaran sungai sudah mencapai paha orang dewasa atau satu meter lebih.
Kondisi itu dimanfaatkan sebagian warga untuk beraktivitas memcuci pakaian di depan rumah atau membasuh kendaraan roda duanya di sambil berendam. Sedangkan anak-anak tampak asyik berenang dan main sepeda di jalanan yang tergenang.
“Air naik dari jam tiga subuh tadi. Sepertinya bakal terus naik, sebab kalau melihat arus di sungai masih deras dari hulu ke hilir arah ke Amuntai (HSU), terus banyak batang kayu ukuran besar ikut larut,” ujar Aluh, warga RT 04.
Menurut Aluh, warga mengenali tanda-tanda banjir dari derasnya arus sungai dan membawa banyak sampah kayu berukuran besar dari daerah hulu yang merupakan kawasan pegunungan di Kecamatan Muara Uya dan Jaro. Apalagi tiga hari belakangan hujan turun sangat lebat dan sepertinya merata sampai ke daerah pegunungan.
Rumah Aluh termasuk yang sudah calap sampai ke ambin pertama tangga rumahnya yang sebenarnya cukup tinggi. Namun sampai kemarin ia belum berupaya mengungsikan perabotnya karena air belum naik sampai lantai pertama rumahnya.
Di RT 4 Ujung Murung saat ini ada sekitar 130 rumah tangga. Sedangkan total bangunan rumah atau toko di RT 4 dan RT 5 sekitar 200 unit.
Sementara itu pantauan BPost di sejumlah desa di Kabupaten Balangan, tepatnya di Desa Juai, Galumbang dan Teluk Bayur Kecamatan Juai yang rawan banjir, sampai kemarin masih terlihat aman. nda

No comments: