Wednesday, June 18, 2008

Pengungsi Mulai Resah

 
Kamis, 27-03-2008 | 00:40:15

MARTAPURA, BPOST - Sudah tiga hari ini, Dina tidak pulang ke rumahnya. Bocah berusia tiga tahun ini selalu merengek minta pulang. Tapi neneknya, Jam’iyah melarangnya.

Alasannya, rumahnya terendam air banjir setinggi pinggang orang dewasa. Akibatnya, gadis kecil yang telah ditinggal ibunya untuk selama-lamanya saat berusia satu tahun akibat sakit ini hanya bisa termenung di kantor Kepala Desa Tambak Baru Martapura Banjar.

Tidak banyak kegiatan yang bisa dilakukan Dina. Paling-paling hanya duduk di pangkuan neneknya. Sesekali ikut bermain dengan beberapa anak sebayanya yang juga ikut mengungsi di tempat itu. Di ruang berukuran tiga kali lima meter persegi itu, Dina dan Jam’iyah harus tidur bersama beberapa tetangganya.

"Air di dalam rumah sudah sepinggang. Saya takut cucu saya sakit, makanya saya pilih tidur di balai desa ini. Saya tidak tahu kapan bisa pulang, karena air terlihat tidak mau surut," kata Jam’iyah, Rabu (26/3) di tempat pengungsiannya di kantor Desa Tambak Baru Martapura.

Jam’iyah mengaku hanya bisa pasrah menerima keadaan ini. Sudah beberapa tahun terakhir, rumah panggungnya yang tidak terlalu tinggi tiangnya itu selalu tergenang air akibat Sungai Riam Kiwa meluap. Jika dihitung-hitung, sudah tiga kali dia mengungsi pada tahun ini akibat air sungai Riam Kiwa meluberi desanya.

Pembakal Desa Tambak Baru, Zainal Arifin mengatakan, banjir telah merendam desanya selama sepekan. Akibatnya, aktivitas masyarakat harus dilakukan di atas jukung. Dua buah jalan desa di tempatnya, Jalan Mufakat dan Jalan Bina Karya sudah tidak berfungsi lagi karena terendam air hingga 65 sentimeter.

Banjir kali ini terhitung cukup tinggi. Sebanyak 86 rumah terendam dengan ketinggian air antara 30 hingga 60 sentimeter di dalam rumah. Akibatnya, pihaknya terpaksa mengungsikan sebanyak 45 orang ke dua tempat yaitu di kantor Desa Tambak Baru dan Madrasah Baitul Atiq yang terletak di belakang kantor desa.

Sementara itu, siang kemarin, Akademi Kebidanan (Akbid) Martapura bekerjasama dengan Yayasan Suaka Ananda BPost Group menggelar bhakti sosial di Kecamatan Astambul. Kegiatan yang dilakukan adalah memberikan pelayanan kesehatan khususnya kesehatan produksi, pemberian makanan kepada korban banjir dan memberikan pakaian pantas pakai. (sig)

No comments: