Sunday, March 23, 2008

Sebagian Kandangan Tenggelam

Senin, 03-03-2008 | 00:55:35

• Sungai Amandit Meluap

Image

KANDANGAN, BPOST - Hujan lebat yang mengguyur wilayah Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) Jumat (29/2) malam hingga Sabtu (1/3) pagi menyebabkan Sungai Amandit yang membelah Kota Kandangan meluap. Akibatnya, sebagian wilayah kabupaten tersebut terendam air.

Pantauan BPost, selain menggenangi halaman dan pekarangan warga, luberan air sungai itu juga menenggelamkan sebagian ruas jalan.

Jalan yang terendam banjir di antaranya Jalan Singakarsa, Jalan Pahlawan, Jalan Jendral Katamso, Jalan Budi Bakti dan sejumlah jalan gang di wilayah Kelurahan, Kandangan Barat. Paling parah di sepanjang Jalan Singakarsa. Sebab wilayah ini paling dekat dengan Sungai Amandit.

Rata-rata ketinggian air yang menenggelamkan badan jalan dan pekarangan warga itu sekitar lima hingga 40 centimeter. Meski demikian, hingga pukul 13.00 Wita, belum ada laporan ada rumah warga yang tenggelam.

Namun dikhawatirkan air yang terus meninggi sewaktu-waktu bisa menenggelamkan rumah di wilayah itu. “Pagi tadi waktu saya berangkat sekolah jalan ini belum banjir, tapi setelah pulang, airnya sudah sampai lutut,” kata Maya, salah seorang siswi SDN Kandangan Barat II, Sabtu (1/3).

Banjir ini juga menenggelamkan halaman Asrama Polri di Jalan Singakarsa, namun air masih belum masuk sampai ke dalam rumah. Selain itu, genangan air juga mengakibatkan halaman Kantor KPU HSS di Jalan Singakarsa seperti kolam. Sementara luapan air juga mulai masuk ke lantai gedung SMP II di Jalan Jendral Katamso.

“Memang setiap tahun di daerah kita ini selalu banjir akibat Sungai Amandit meluap karena di wilayah hulu terjadi hujan lebat, sementara di wilayah hilir airnya juga pasang,” kata Rusli, warga Jalan Sngakarsa Gang Madu.

Menurutnya, Januari hingga Maret luapan air Sungai Amandit memang biasa terjadi. “Kalau tahun-tahun sebelumnya di lantai rumah kita air setinggi sampai setengah meter, tapi hari ini belum masuk ke rumah. Kami khawatir rumah kami terendam sebab air terus meninggi,” ujarnya.

Sekretaris Satuan pelaksana penanggulangan bencana Kabupaten HSS Hamliansyah, mengatakan, anggotanya sudah turun ke lokasi untuk mengecek ada rumah warga yang tenggelam. (ck2)

Siapkan Panggung

BANJIR yang menenggelamkan sebagian ruas jalan dan pekarangan rumah, membuat sebagian besar warga yang bermukim di Kelurahan Kandangan Barat terutama sekitar Sungai Amandit diliputi kecemasan.

“Air mulai naik di lantai rumah. Untung bapak sudah membuat panggung dari papan untuk menyimpan perabot,” ujar Nurani, warga Jalan Jendral Katamso RT III Kelurahan Kandangan Barat, Sabtu (1/3).

Seperti tetangga lainnya, ia juga khawatir dengan banjir itu. “Mudah-mudahan air tidak meluber lagi. Sebab kalau terus meninggi lantai rumah kami pasti terendam, sementara kami selama ini tidur di lantai saja karena tidak biasa pakai ranjang,” katanya.

Cali, warga lainnya menuturkan, banjir yang sama juga pernah terjadi dua tahun lalu. “Kami sekeluarga siap-siap mengungsi di langgar dekat rumah kami yang bangunannya lebih tinggi. Biasanya kalau banjir seperti ini kita dapat bantuan nasi bungkus dari pemerintah, tapi hari ini kayaknya tidak ada bantuan nasi bungkus itu,” katanya. (ck2)

No comments: